Nikah – Sebuah Episode Hidup

DSC_0243DSC_0242DSC_0241DSC_0240DSC_0239DSC_0238
DSC_0237DSC_0234DSC_0233DSC_0232DSC_0231DSC_0229
DSC_0228DSC_0226DSC_0225DSC_0224DSC_0223DSC_0222
DSC_0221DSC_0219DSC_0218DSC_0216DSC_0215DSC_0214
Nikah, a set on Flickr.

Fajrin Thamrin Patu & Nurhikmah Ramlan

Akad Nikah:
Sabtu, 24 Maret 2012
Pukul: 11.00 Wita
Jl. Andi Mappangara (Depan Warung Itik Dua Putri) Parepare

Resepsi Pertama:
Sabtu, 24 Maret 2012
Pukul 19.00 Wita
Gedung Islamic Centre, Parepare

Resepsi Kedua:
Selasa 27 Maret 2012
Pukul 11.30 Wita
Jl. A. Yani 69 Pasaran (Samping SMPN 1 Anggeraja) Enrekang

Ini ikrarku, Kekasih!

Kita telah berjanji pada semesta
bahwa hanya desahan napas kita-kita adalah angin segar
Betapa badai kan datang menerjang
segera ingatlah hari di mana kita mengikrarkan ini
hari di mana kita mencacakkan akar-akar setia
maka halangan hanya kan jadi debu berlalu
Dengarlah, Juwita Hati!
Mungkin ini hanya kedengaran figuratif belaka untukmu
tapi yakinlah, ini bualan sederhana yang kan menjadi kenyataan
Duhai, Kekasih Hati!
Padamu, kan kubuktikan..
hanya dengan kesederhanaan dan serba kekurangan yang kumiliki
semampu kuhadiahkan bahagia di setiap detik hidupmu
sebisa kuhadirkan senyum dan tawa di segurat bibirmu
hingga Sang Khalikul Alam tak mengijinkan kita lagi
untuk saling berpandang
saling berkasih
menampung ruh-ruh kita
oleh
Suamimu yang pesek
dari meja kerja sederhana

Buang hajat sambil apa?

Warning: Jangan meneruskan membaca postingan ini jika anda sementara makan! ;)
Buang hajat alias Buang Air Besar (BAB) merupakan kegiatan yang hampir kita lakukan setiap hari. Hal ini mutlak terjadi karena BAB merupakan bagian dari proses pencernaan tubuh dengan kata lain proses pembuangan feses atau bagian dari makanan yang tidak dapat diserap oleh tubuh kita.
Kesan pertama yang sebagian besar dari orang awam tangkap ketika mendengar kata BAB adalah jorok. Betul tidak? Bagaimana tidak ketika mendengarnya langsung saja muncul bayangan bagaimana kotoran yang menjijikkan secara fisik keluar dari lubung dubur. iiiihhhhhhhh!
sumber gambar disini
Nah, muncul satu pertanyaan. Apa kegiatan lain anda saat buang hajat? Tentunya beda orang beda yang dilakukan. Bengong atau menghayal mungkin hal yang paling umum kita lakukan. Begitu kita duduk (atau jongkok) hendak buang hajat dalam kamar mandi/ wc, bengong merupakan hal yang paling pertama dan memungkinkan terjadi. Bagaimana tidak jika kita cuma sendirian dalam suatu ruangan tanpa ada media atau sesuatu yang bisa dinikmati mata kecuali wc/ kamar mandi anda elit yang punya TV bahkan home theater. Bisa dibayangkan bagaimana anda sementara BAB sementara di TV muncul adegan pembunuhan. >,<
Menelpon, sms-an atau nge-chat, bisa jadi aktivitas lain yang kita lakukan sambil BAB. Jujur saja, saya pernah chating dengan salah seorang teman dan ia mengaku sedang berada di wc dan sambil BAB. Kebayang tidak? :) ) Atau teman-teman pernah melakukan atau mengalami hal yang sama?
sumber gambar disini
Bagi saya pribadi, akhir-akhir ini saya lebih memilih membaca buku atau novel koleksi ketika BAB. Mungkin beberapa teman melakukannya juga. Dan memang lebih terasa nyaman ketika melakukannya sambil membaca. Di samping memang karena waktu untuk membaca yang kurang (ditambah malas juga sih!) maka saat BAB adalah waktu yang tepat menyalurkan salah satu hobi saya itu. 
Akhirnya, kembali kepada pribadi kita masing-masing bahwa terserah mau melakukan apa saja asalkan itu membuat nyaman saat BAB. Membaca seperti yang saya lakukan belum tentu itu hal yang nyaman bagi orang lain untuk melakukannya. Bisa saja ada juga orang lain yang  memang lebih memilih untuk berdiam diri saja hanya untuk berkonsentrasi menyalurkan ‘hasrat’-nya itu. 

perindu [keduapuluhsatu]

Terakhir saya nge-tweet dengan hastag #perindu adalah akhir tahun lalu. Selalu menjadi beban tersendiri bagi saya untuk meninggalkan kebiasaan ini yang sudah masuk edisi ke-21. Jadilah hari ini untuk memulai lagi. Sila dinikmati teman-teman! :)
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika tak nyaman lagi bahumu jadi sandaran? #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika hanya mata yang saling menyapa, tapi tidak pada hati-hati kita #perindu
gambar oleh ahhhhlicia
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika tak ada lagi puisi indah tiap awal hari #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika senyummu mengguratkan risih #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika engkau menggadai setiamu di jalanan? #perindu @puisikita

Sotoji – Sajian Baru dari Anak Negeri

Pernahkah anda merasakan sajian Mie Bihun dengan campuran Jamur? Saya pertama kali merasakannya dari produk Sotoji. Sebuah sajian instan berupa soto bihun berbumbu dengan tambahan jamur tiram (yang telah disuir-suir). Kesan pertama pada saat mencicipi adalah rasa baru yang lumayan lezat untuk lidah. 
Menyantap mie bihun ataupun soto adalah hal yang biasa sebenarnya bagi kita yang tinggal di nusantara ini. Jenis kuliner ini hampir bisa ditemukan di setiap daerah di Indonesia, seperti Soto Kediri, Soto Madura, Soto Betawi, Soto Padang, Soto Bandung, Soto Sokaraja, Soto Banjar, Soto Medan, Coto Makassar. Tapi inovasi dari sotoji yang menambahkan jamur tiram pada produknya ini benar-benar memberikan rasa yang baru dan unik bagi lidah saya (dan mungkin teman-teman lainnya) yang terbiasa menikmati kuliner berjenis soto.
Pengemasan dari produk ini, bagi saya cukup menarik. Meski penggunaan bahan kemasan yang sudah umum digunakan untuk mie-mie instan, begitupun dengan pengemasan bumbu masak dan jamurnya. Tapi tata letak gambar dan penulisan pada kemasannya sudah bisa mengundang rasa penasaran dari calon pembeli yang ingin mencoba merasakan sajian sotoji ini. 
Bagaiman dengan rasanya? Tak perlu rasanya saya menjelaskan panjang lebar lagi. Selain sudah saya tuliskan beberapa tanggapan di atas tadi, merasakan sendiri produk inovasi ini tentunya lebih…lebih apa ya? Lebih mengasyikkan pastinya. Tapi satu saran untuk porduk sotoji yaitu penganekaragaman rasa bisa jadi poin penting untuk membuat sotoji bisa bertahan di pasaran nantinya.
Teman-teman penasaran? Sotojinya bisa diorder kok disini! Segera pesan, santap dan ceritakan pengalamanmu akan sensasi rasa baru produk inovasi anak negeri ini! :)
Salam kuliner! :D

Semua Wajib Bayar Zakat Fitrah?

Semalam terjadi percakapan singkat via sms terjadi antara Saya (S) dan Adik saya (A), sebagai berikut:
A: “Wajib itu zakat fitrah?”
S: “Wajib semua umat muslim tanpa memandang usia”
A: “Tp bgmn klo kyk pngemis yg tdk ad skali apa2x?”
S: Kaget… “Nantipi kutanyakanko”
Yap, saya tidak akan menduga bahwa si adik akan menanyakan lagi pertanyaan kedua. Hal ini tentunya, selain kaget, membuat saya sadar dan malu. Betapa hal remeh seperti itu terlewat dari pengetahuan saya. Tentunya tulisan ini tidak akan mencoba menjawab secara rinci pertanyaan tersebut karena tentunya teman-teman bisa mencari sendiri jawabannya di samping referensi yang sudah begitu banyak.

sumber gambar disini
Sepengakuan saya memang beberapa hal-hal wajib dalam agama, seperti Zakat Fitrah, hanya diketahui kulit-kulit luarnya saja. Astaghfirullah! Betapa kita kadang terlalu terlena akan kesibukan duniawi, hingga hal kecil namun fundamental tak mampu kita jawab ketika ditanyakan kepada kita. Keduniaan membuat kita terlalu asyik memperindah fisik diri, mengurusi orang lain, bisik-bisik tetangga dan berbagai kealpaan lainnya.
Tapi saya yakin teman-teman tidak mengalami hal seperti ini. Semoga pengalaman ini menjadi cambuk bagi kita untuk senantiasa memperluas pengetahuan akan hal-hal penting tentang kewajiban, terutama bagi saya ini! :D

Shinjuku Incident a.k.a San suk si gin (2009)

Era 90-an merupakan rentang waktu dimana banyaknya imigran gelap yang masuk ke Jepang. Mereka yang mencoba mengadu nasib ini, mengerjakan berbagai jenis mata pencaharian demi menghidupi diri dan keluarga. Masa dekade inilah yang menjadi latar waktu film ini.
sumber gambar di sini
Steelhead (Jackie Chan) yang tinggal di sebuah desa di pelosok Cina mempunyai kekasih bernama Xiu Xiu. Sudah beberapa warga sekampung mereka yang mencoba mengadu nasib ke Jepang tapi dengan menjadi imgran gelap. Sang kekasih pun memutuskan untuk berangkat Jepang dan berjanji akan kembali. Janji tinggal janji, beberapa tahun berlalu tak ada kabar yang jelas didapatkan, Steelhead pun memutuskan menyusul ke Jepang. Demi cinta ini saudara-saudara…demi cintaaaaaaaa! :) )
Awal kedatangan Steelhead di Jepang merupakan sesuatu yang buruk. Di kejar polisi dan berjalan selama dua hari untuk menemukan tempat tinggal keluarganya di Shinjuku. Harapannya untuk bertemu sang kekasih tak langsung tercapai. Sampai pada suatu malam ia bertemu mata dengannya secara tidak sengaja di sebuah rumah makan tempat Steelhead bekerja. 

Tak ada adegan kungfu beladiri akrobatik khas Jackie Chan di film ini. Karena latar tempatnya kebanyakan di Jepang dan di sana yang terkenal adalah Yakuza/ Gengster maka yang tersaji kebanyakan adalah adegan saling sayat-menyayat ala samurai. Dua kubu, imigran gelap cina dan Yakuza Jepang, terlibat konflik. Bahkan dalam tubuh organisasi Yakuza sendiri terjadi konflik yang penuh kepentingan, intrik dan gengsi. 
Bagaimana kelanjutannya? Adakah Steelhead berhasil menjalin kembali tali percintaannya? Silahkan di nonton selengkapnya, teman! :)
Btw, ini film nontonnya rame2 bareng teman2 kantor. :p

Yes Man (2008)

“Apa rasanya ketika anda secara tiba-tiba bersumpah akan menjawab “iya” untuk semua pertanyaan yang diajukan, tanpa memikirkan akibatnya kelak?”

Carl Allen (Jim Carrey), seorang pegawai bagian kredit di sebuah bank, menjalani kehidupan yang membosankan. Rutinitas kantor dan kehidupan pribadi yang kurang berhasil menambah jenuh Carl. Sahabatnya, Peter (Bradley Cooper, asyikeeeeeee) dan Nick berupaya membantu dan menghibur namun itu tidak berhasil bagi Carl. Sampai akhirnya ia bertemu seorang kenalan dan mengajaknya mengikuti seminar yang pada akhirnya mengubah jalan hidup Carl. Semulanya berjalan lancar dan berdampak positif bagi Carl, sampai akhirnya insiden di sebuah bandara yang mengawali kekacauan. Penyebabnya ternyata ada pada  dirinya sendiri. 
sumber gambar di sini
Overall, Jim Carrey tampil apik sepanjang film. Scene dimana Jim Carrey berakting dengan wajah komikal berulang kali muncul di film ini. Foto Jim Carrey seorang pada poster film menunjukkan bahwa nilai seorang Jim Carrey harus betul-betul ditampakkan dalam film. Maka tak salah kiranya kalau saya berpendapat film ini “milik” Jim Carrey seorang. Hanya dia yang sepanjang film begitu dominan pada tiap adegan. Kiranya pada beberapa filmnya yang lain (yang banyak dikenal) hal itu terjadi juga, bukan begitu bukan? Kecuali mungkin pada Batman Forever. Adapun Zooey Deschanel yang memerankan, Allison, love interest Carl, berhasil menjadi “pemanis”. Tingkah lucu nan cueknya yang membuat Carl jatuh cinta, itu berhasil meyakinkan saya bahwa aktingnya berhasil. 
Adegan favorit saya adalah ketika Carl berusaha membujuk seorang laki-laki yang mencoba bunuh diri dengan menyanyikan lagu Third Eye Blind yang berjudul Jumper. Usahanya pun berhasil dan itu, selain lucu, juga keren. Hal yang saya tidak duga bahwa akan ada adegan Jim Carrey menyanyi sambil bermain gitar. Cool, man! Silahkan dilihat deh, adegan yang saya maksud.
Untuk anda yang sedang patah hati, cocok sekali untuk menontom film komedi ini. Yang lagi bosan sama kuliah dan rutinitas lainnya juga, saya menyarankan. Selamat (mencoba) menonton! :)

The Others (2001) – Tak Sekedar Menegangkan

Bayangkan ketika anda yang seorang ibu, hanya tinggal bertiga (dengan 2 anak) di sebuah rumah besar yang terpencil. Masalah ditambah lagi dengan kondisi fisik anak yang sangat sensitif terhadap cahaya (photosensitive). Hal itulah yang dialami Grace (Nicole Kidman) di film ber-genre Drama-Misteri-Thriller ini. Ditinggal sang suami yang ikut perang membela negara (Inggris) di Prancis, memaksa Grace harus berjuang  membesarkan kedua anaknya (Anne dan Nicholas) dengan kelainan itu.
sumber gambar: http://pendek.in/0cwg

Kejadian-kejadian aneh mulai terjadi ketika Mrs. Mills, Mr. Edmund dan Lydia hadir di rumah mereka. Pada awalnya Grace tidak menaruh curiga sama sekali kepada ketiga orang yang akhirnya menjadi pembantu itu. Namun semenjak beberapa kejadian ganjil seperti menghilangnya semua gordin jendela rumah, suara seorang anak menangis yang dikiranya Anne atau Nicholas padahal bukan, piano di ruangan musik yang berbunyi sendiri, dan lainnya yang membuat kecurigaan terhadap ketiganya muncul. Rasa penasaran nan takut Grace makin menjadi ketika Anne mengaku sempat melihat beberapa sosok asing di rumah mereka.

Kemunculan sang suami sempat membawa ketenangan bagi Grace, tapi itu hanya sebentar saja. Kondisi fisik dan mental suami malah membuat kesedihan melanda. Dari sini pula puncak ketegangan di mulai. Ingin merasakan? Silakan ditonton sendiri! Akan ada kejutan di penghujung film. :)
Kelam, itulah kesan pertama yang akan kita tangkap di bagian awal film ini. Tapi memang itulah tujuannya, memberi kesan gelap kepada penonton. Setting pencahayaan seperti itu berhasil mendukung kesan tegang atau thriller yang disajikan. Wajah Nicole Kidman yang (IMO) innocent dan aktingnya, sebagai ibu yang berjuang sendiri, yang ciamik membuat kesan rasa drama kental terasa. Nampaknya pemenang oscar ini cocok memerankan sosok ibu, coba lihat bagaimana akting lainnya di Birth (2004).

Pada akhirnya, film ini saya rekomendasikan bagi anda yang pecinta film drama menegangkan, di samping anda yang memang fans berat (akan kemolekan) Nicole Kidman. Bagi yang tidak fans, anda tidak akan rugi kok nantinya! :)

Utak-atik (7)

Beberapa minggu yang lalu secara tidak sengaja saya bertemu dengan Kak Aidil, senior saya jaman SMA dulu (tuaku mi di’?), di sebuah kafe di bilangan Jalan AP Pettarani, Makassar. Kafe tersebut ternyata menyediakan fasilitas wi-fi gratis. Dan tentunya saya mendapati Kak Aidil sedang on-line, membuka beberapa halaman situs.  Dari pertemuan itu saya baru mengetahui kalau dia juga mempunyai blog. Ada semacam rasa kaget, bahwa kakak yang satu ini, yang sepengamatan saya waktu di sekolah dia pendiam, ternyata seorang blogger juga. Tidak ada maksud saya menyatakan bahwa seorang yang pendiam itu bukan ciri seorang blogger, tapi sejauh yang saya kenal itu Kak Aidil adalah seorang PNS di salah satu universitas terkemuka di Makassar dan seorang suami. (Pissss kak aidil! :p )
Pertemuan itu pula membuat kami banyak saling berbagi informasi dan pengalaman seputar nge-blog. Ternyata dia yang lebih telat untuk memulai nge-blog dibanding saya, lebih kaya akan pengetahuan nge-blog. Bahkan dia juga pernah mengikuti blogging school. Merasa iri? Iya, dia berhasil membuat saya merasakan itu. Banyak tips dan trik yang dibahas, seperti bagaimana menaikkan traffic blog, masalah template blog dan hal lainnya.
Terkait dengan masalah template blog, hari ini saya melakukan beberapa perubahan pada blog, antara lain:
  • Pengubahan template dari Dynamic View ke template klasik. Alasan utamanya adalah keterbatasan yang didapatkan pada mode dynamic,  dimana kita tidak bisa menampilkan dan menambah widget pada laman blog. Berbeda dengan menggunakan template klasik yang dengan mudah kita menambah widget sesuka hati. Silahkan lihat tutorialnya di sini jika ingin kembali ke mode klasik!
  • Nah, setelah mengubah kembali ke mode klasik, maka saya menambah widget baru di blog, yaitu LinkWithin. Sebuah widget yang menampilkan preview beberapa postingan yang bersifat related post di bawah setiap postingan.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.