USULAN MENDINGINKAN PLANET BUMI

Meningkatnya aktivitas manusia sejalan dengan perkembangan dunia industri telah mneingkatkan emisi karbon dioksida serta gas rumah kaca lainnya yang memerangkap radiasi sinar matahari sehingga terjadi kenaikan suhu bumi ( pemanasan global ). Berbagai upaya dilakukan untuk menghambat laju kenaikan suhu bumi, di antaranya dengan upaya – upaya mitigasi yang bertujuan menghambat laju penambahan emisi karbon dioksida ( CO2 ), adaptasi, serta dengan mekanisme pembangunan bersih (CDM).

Selain itu, para ahli juga berupaya mencipyakan teknologi yang mampu mendinginkan bumi. Beberapa di antaranya seperti disiarkan oleh The Associated Press, Kamis (30/8). Beberapa teknologi yang diusulkan tersebut antara lain adalah menangkap CO2, menciptakan payung matahari untuk melindungi planet bumi dari sinar matahari, meniru proses pendinginan akibat debu letusan gunung berapi, meniru proses fotosintesis tumbuhan, serta upaya menangkap unsur CO2 dengan pohon buatan
1.
Menangkap Karbon

Melarutkan CO2 di laut atau dikumpulkan pada kedalaman di bawah 9800 kaki (sekitar 3.270 meter) dapat mengisolasi CO2 selama 100 Tahun.

Menguburnya di tanah pada kedalaman di bawah 800 kaki ( sekitar 267 ) akan mampu mengurungnya selama 1.000 tahun.

Usulan :Tangkap CO2 dari sumber emisi besar dan buang dalam bentuk garam, dibuang ke dalam tambang batu bara, tempat bekas cadangan minyak bumi dan gas, atau ke dalam laut. Sistem komersial saat ini mampu mengurangi CO2 hingga 90 persen per kWh, namun saat ini limbah CO2 belum terkumpul.

Masalah :Mahal, kebocoran berisiko tinggi bagi manusia, ekositem, seluruh volume laut juga akan berubah.
2.
Efek Geritol

Proses fotosintesis merupakan proses pembakaran pada tumbuhan yang membutuhkan energi matahari dan menyerap CO2 serta melepaskan O2.

Usulan :Buang debu biji besi untuk menumbuhkan ganggang yang akan menyerap CO2 dan tenggelam. Setiap ton debu biji besi, ganggangnya dapat menyerap 100.000 ton CO2.

Masalah :Menyebabkan perubahan pada spesies binatang. Hal ini dapat menimbulkan persoalan politik karena laut merupakan perairan internasional.

3. Debu Letusan Gunung Berapi

Abu dan SO2 dapat menekan radiasi matahari dan mendinginkan troposfer.

Usulan :Menggunakan balon, mesin jet, dan artileri untuk membawa jutaan ton sulfat (SO2) pada lapisan stratosferuntuk menunjukkan efek pendinginan akibat meletusnya gunung berapi.

Masalah :Mahal, butuh puluhan ribu poundsterling (sekitar ratusan juta rupiah) per bulan untuk memproduksi cuaca tetap dingin. Tidak ada pengaruhnya emisi CO2 dan dapat menyebabkan kekeringan di kawasan timur tengah serta mediterania.

4. Pohon Buatan

Zat CO2 ditangkap oleh pohon buatan menggunakan sodium hiroksida cair untuk dibawa ke tempat pemrosesan yang mengubahnya ke dalam bentuk gas sebelum disimpan.

Usulan :Mengguankan pohon buatan seukuran pabrik untuk menyaring 90.000 ton CO2 dari udara per tahun. Setiap pohon mampu menyaring 3,3 kg CO2 per detik.

Masalah :Proses pemisahan zat, pengangkutan ke tempat pembuangan limbah ongkosnya mahal. Sementara jika terjadi kebocoran resikonya tinggi bagi manusia dan ekosistem.

5. Payung Matahari

Piring – piringan di udara mampu memblokir 1,8 % fluks (aliran) sinar matahari.

Usulan :Setiap 30 tahun memlepaskan 20 juta kali untuk menyebar 16 triliun piringan refraksi di dalam orbit antara matahari dan bumi.

Masalah :Ongkos proyek ini mencapai 4 triliun dollar AS (sekitar Rp. 3.600 triliun), tidak ada efek tehadap kondisi CO2.

KOMPAS, SENIN, 3 SEPTEMBER 2007

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s