Sedikit Renungan


Sebelumnya saya mengajak teman-teman pembaca untuk membaca dan menyimak ayat-ayat Al – Qur’an di bawah ini :

1. Surah Al – Isra’ Ayat 16 dan 58 :

16. Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

58. Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh).

2. Surah Ar – Rum Ayat 41 :

41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).



Nah, apa yang saya coba ingin sampaikan adalah dengan memperhatikan ayat-ayat di atas agar kita semua bisa mengambil hikmah bahwa semenjak dulu Allah SWT telah memperingatkan akan adzabNya yang bisa datang kapan saja sesuai kehendakNya. Terlebih lagi dikaitkan dengan beberapa bencana gempa yang menimpa saudara-saudara kita di Bumi Andalas sana.

Sejauh ini yang penulis tahu sampai sementara menuliskan postingan ini, peristiwa besar ini telah menelan 1.200 lebih korban tewas, belum termasuk korban luka-luka, hilang, terpisah dari sanak-saudara dan kehilangan harta benda. Walaupun tak sebesar Bencana Tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004, harusnya peristiwa ini menjadi teguran bagi kita semua.

Bahwa terjadinya kerusakan di darat dan di laut tidak lain adalah disebabkan oleh perbuatan tangan manusia itu sendiri (Ar-Rum: 41). Umat manusia melakukan tindak pendurhakaan di bumi hingga Allah menurunkan adzab/ pembinasaan yang sangat keras dan itu terjadi sebelum hari kiamat. Hal in telah dijanjikan oleh Allah SWT seperti yang telah dituliskan di Lauh Mahfuzh (Al-Isra’: 58).

Penyebab lainnya yang membuat Allah menurunkan adzab di suatu negeri adalah sikap ketidaktaatan orang-orang yang hidup mewah. Sekali lagi “orang-orang yang hidup mewah”. Mereka melupakan Allah SWT. Larut dalam kenikmatan dunia. Maka Allah menurunkan kehancuran yang sehancur-hancurnya pada negeri itu dan secara merata (Al-Isra’: 16). Jadi bukan hanya orang-orang yang hidup mewah tadi saja yang tertimpa adzabnya tapi keselurahan penduduk pada negeri itu. Naudzubillah.



Menurut saya, yang bisa kita lakukan sekarang adalah setidaknya mari kita senantiasa saling mengingatkan bahwa kita semua makhluk ciptaan Allah. Dengan saling mengingat seperti itu maka nantinya kita akan terdorong untuk meningkatkan ketakwaan dan akan bisa meminimalisir munculnya penyebab-penyebab Allah menurunkan adzabNya.

Perbaikilah pergaulan dari sekarang! Carilah pergaulan yang di dalamnya banyak “saling mengingatkan”! Saling mengingatkan dalam kebaikan dan kebenaran tentunya,coy!


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s