Pagi dan Senyummu

Pagi berlalu
Kuingin tetap seperti tadi
Tak ada musik
Tak ada cahaya
Tak ada desiran angin
yang ada hanya senyummu
tak lebih..
hingga 
ayam-ayam pun berkokok
matahari bersinar
angin pagi yang berhembus dari jendela kamar
meski bibirmu tak kau singkap lagi
tapi senyum tadi telah terpatri di pipi ku yang tak berlesung
hingga tertarik kedua sisinya
dan aku pun ikut senyum
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s