Hidung yang Membuat Terkaget-kaget

Beberapa hari yang lalu, ketika menuju Makassar, saya mendapat suatu pengalaman baru. Dengan menggunakan angkutan umum, saya berangkat sekitar jam 7 pagi lewat, start dari Parepare. Adapun sang sopir angkutan, entah karena terburu-buru atau dia adalah mantan sopir mobil kampas, ia pun menancap gas tinggi, hingga laju mobil pun sedemikan kencangnya. Saya pun, yang semulanya duduk di bagian tengah kemudian berpindah ke depan, terkaget-kaget. Apa lagi ketika sopir tiba-tiba sopir me-rem pada posisi dimana sudah berdekatan dengan kendaraan di depannya.

Nah, yang menjadi keheranan saya adalah bukan hal yang baru bagi saya ketika menaiki kendaraan umum dan duduk di depan pas samping sopir. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mobil-mobil angkutan umum antar kota jurusan Makassar, rata-rata akan melaju dengan kecepatan tinggi. Dan saya pun tak akan terkaget-kaget ketika menaikinya, biasanya. 
Setelah dipikir-pikir, yang membuat saya seperti itu kemarin ialah dikarenakan dengan bentuk mobil tersebut. "Hidung"nya yang  pendek. Jadi ketika seperti pada posisi, yang saya singgung di atas tadi, bahwa sopir me-rem pada saat kendaraan sudah di dekat belakang kendaraan di depannya, maka akan terlihat atau terkesan bahwa mobil yang saya tumpangi sudah sangat dekat untuk menabraknya. Ini berbeda ketika pada mobil yang memiliki "hidung" yang lebih panjang. Ketika berada pada kondisi yang sama (patokan pada ujung "hidung"), maka akan terlihat masih sangat jauh untuk menabrak kendaraan di depannya.
Setelah menyadari hal ini, setidaknya kekagetan saya berkurang sepanjang perjalanan. Lagi pula sambil online juga kok, sambil mengalihkan perhatian gitu. kekekekeke 
Semoga tulisan singkat na sederhana saya ini bisa membuat anda berpikir untuk duduk di depan ketika menaiki mobil "hidung" pendek, apalagi jika dipacu dengan kecepatan yang tinggi. Kecuali anda memang punya nyali!!!! 
Advertisements

6 thoughts on “Hidung yang Membuat Terkaget-kaget

  1. hehehe. sebagai pengguna mobil 6jam siwa-mks saya mengerti skali !pesekq hidungnya di' kak.. ^^tapi nda enaknya kalo duduk di belakang banyak skali goyangnya.. ta'guncang2.. sakit kepalaji juga jadinya ^^'

    Like

  2. yoip..biasaja naik bgnian juga, cuma barusan duduk di depan….kalo di belakang sempit juga bah…kalo sudah 4 orang akan bgtu sempitnya kita…errrrrr

    Like

  3. hehe. karna menurut sy mmg hanya untuk 3orangji kk'. dipaksakanji sampe 4. lucky ku sy beberapa kaliji naik mobil yg nd terlalu geggere' sopirnya ambil penumpang dan mengutamakan kenyamanan :)tp dilain sisi, harus menger juga sih krn itu kan berjudul rejekinya sopir e.. 🙂

    Like

  4. hahaa. mending melihat ke HP kk' daripada melihat ke depan. ta'kaget2 begitumi orang.serasa baku buru dengan 'ajal'. glek ^^'toh kak faje'?? hahaha..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s