perindu [keenam]

kalam rindu kurapal dalam-dalam pagi ini/ hmm, semoga ini awal yg baik menjalani hari #sajakpagi #perindu

Ah, kekanak2mu itu, jelas membuat hatiku bgai natrium murni dsiram air/mkin kau tmbh mkin ingin meledak/tahukah kau #perindu itu labil?

 

cacing tanah mengurai bangkai/ tapi rinduku tak semudah itu terdekomposisi/jaringannya kuat/ikatan molekulnya tahan berbaja #perindu

 

kemarauku belum berganti jua/terjadi perpanjangan masa/teduh hujanmu menghilang dlm beberapa bulan/adakah jauh benar kau pergi? #perindu

tatasuryaku punya pusat edar yg kukuh,ya kamu/ tak mungkin aku jauh berevolusi darimu/ musim di hatiku pun berganti hanya karenamu #perindu

di sudut jauh langit sana/ setitik gemintang menaruh harap/ adakah malam kali ini panjang?/ biar lama aku pendarkan cahaya rinduku #perindu

adzan maghrib membuyarkanku dari khayal/ aku menghadap dulu ya, sayang?/ selalu ada sesi berikutnya tuk mencumbui bayangmu #perindu

tak lupa biskuit coklat/biasanya aku tak suka/tp karena kamu yg manis maka rasa coklatnya kulawan/demi lebih khidmatnya mengingatmu #perindu

di tepi senja kucicip teh kesukaanmu/ terasa manis, akan lebih lagi andai kau juga di sini #perindu

Advertisements

4 thoughts on “perindu [keenam]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s