perindu [keduabelas]

sebayangmu, sebentar tadi melintas|ah, dasar lamunan sang penipu|kemana nyata beranjak menari?|kapan menyapa redamkan gejolak ini? #perindu

wahai malam pemikul rembulan|mudahkan penyampaian rindu ini pada terpuja|biar galau jadi memadam|biar sunyi berganti senyuman #perindu

bilakah rembulan berbuat lebih?|sematkan rinduku pada wajahnya|agar nampak pula olehmu jua|disini diam kumenanti #perindu

karam malam mengusik rindu|masih sempatkah menghayalimu dalam pekatnya|oh gemintang, ajaklah serta rembulan malam ini #perindu

Pagi dan cerah hari. Rindu ini masih tetap kukuh berdiri. Menantimu pulang. Menantimu kembali. Hingga malam berlalu lg. #perindu #sajakpagi

Pagi masih saja meraba hati. Mencari cela untuk membolak-balik. Haruskah rindu kubiarkan terusiki? #perindu #sajakpagi

dan bila detik ini bukan yg terakhir, lantas haruskah rinduku kubiarkan menguap sendiri? #perindu #sajakpagi

Rinduku, bilakah berkarat?|Tak kan demikian|ada bayangmu yg selalu mengoksidasi di sini @puisikita #perindu

melambung asaku pagi ini|terdera rindu pada kekasih|bilakah sore jadi penuntasnya? #sajakpagi #perindu

benarkah tingkap hatimu kini kau buka?|terbaui rindu merebak disini|menyulut gusar akan setiaku @puisikita #perindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s