semenjak rindu

photo by Faisal bin Zarah
sejak kapan film berating tinggi 
membosankan mataku
sejak kapan tembang gubahan para maestro
mentok hanya di daun telinga
sejak kapan puturan kipas di kamar
tak mampu menghapus panas
sejak kapan lembayung senja
tak menentramkan hati
sejak itu
sejak rupamu membayang syahdu 
sejak senyummu melukis kalbu
sejak jarakmu menabuh rindu
Advertisements

One thought on “semenjak rindu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s