perindu [keduapuluhsatu]

Terakhir saya nge-tweet dengan hastag #perindu adalah akhir tahun lalu. Selalu menjadi beban tersendiri bagi saya untuk meninggalkan kebiasaan ini yang sudah masuk edisi ke-21. Jadilah hari ini untuk memulai lagi. Sila dinikmati teman-teman! πŸ™‚
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika tak nyaman lagi bahumu jadi sandaran? #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika hanya mata yang saling menyapa, tapi tidak pada hati-hati kita #perindu
gambar oleh ahhhhlicia
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika tak ada lagi puisi indah tiap awal hari #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika senyummu mengguratkan risih #perindu
Masih adakah rindu di antara kita? Ketika engkau menggadai setiamu di jalanan? #perindu @puisikita
Advertisements

6 thoughts on “perindu [keduapuluhsatu]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s