Ini ikrarku, Kekasih!

Kita telah berjanji pada semesta
bahwa hanya desahan napas kita-kita adalah angin segar
Betapa badai kan datang menerjang
segera ingatlah hari di mana kita mengikrarkan ini
hari di mana kita mencacakkan akar-akar setia
maka halangan hanya kan jadi debu berlalu
Dengarlah, Juwita Hati!
Mungkin ini hanya kedengaran figuratif belaka untukmu
tapi yakinlah, ini bualan sederhana yang kan menjadi kenyataan
Duhai, Kekasih Hati!
Padamu, kan kubuktikan..
hanya dengan kesederhanaan dan serba kekurangan yang kumiliki
semampu kuhadiahkan bahagia di setiap detik hidupmu
sebisa kuhadirkan senyum dan tawa di segurat bibirmu
hingga Sang Khalikul Alam tak mengijinkan kita lagi
untuk saling berpandang
saling berkasih
menampung ruh-ruh kita
oleh
Suamimu yang pesek
dari meja kerja sederhana
Advertisements

5 thoughts on “Ini ikrarku, Kekasih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s