Aku: Hamba Biasa

foto oleh pezali

Tetaplah aku sehelai gombal di pojokan

tersudut dari riuhnya percintaan makhluk-makhluk alam
sunyi dari nyanyian rindu mereka
Tetaplah aku secarik kertas usang
kosong tanpa tinta-tinta maha karya
dulu putih kini menguning menua
Tetaplah aku seberkas cahaya redup
terjebak halangan tirai matahari
belum lagi bisa menambah intensitas
Tetaplah aku sebulir padi
hanya setangkai berbunga-biji
tanpa dedaunan hijau pun setitik embun
Tetaplah aku hamba biasa
kaya akan dosa 
jauh dari impian surgaloka
Advertisements

4 thoughts on “Aku: Hamba Biasa

  1. jadi ingat lagu Abu Nawas.

    ya Tuhan…aku bukanlah ahli sorga, tapi tak mampu menahan siksa neraka…

    Demikian.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s