Kakak Paling Pelit Sedunia

Keluarga bukanlah kata yang asing. Salah satu arti kata keluarga menurut KBBI adalah ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah. Kalau tidak serumah? Tenang, KBBI tidak sepicik itu. Tetap ada yang namanya keluarga batih atau inti yang berarti keluarga yang hanya terdiri atas suami, istri (suami atau istri) dan anak. Maka terselamatkanlah kita yang tidak serumah lagi dengan orang tua dan saudara kandung. Seperti saya yang mengadu nasib di kampung orang. :p

Sering kita mendengar ungkapan ‘keluarga adalah segalanya‘ atau ‘keluargaku adalah hidupku‘ bahkan ‘keluarga adalah inspirasi saya‘. Tak ada yang salah dari ungkapan-ungkapan tersebut. Tapi kita tidak bisa mengartikannya sesederhana ungkapan itu sendiri. Bahwa keluarga merupakan bagian terpenting pada tiap detik hidup tapi bukan berarti kita menggampangkan segalanya atas nama keluarga. Contoh kasusnya seperti mencuri untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Jelas pelaku contoh kasus ini menggampangkan moralnya jatuh dengan melakukan perbuatan asusila.
Saya punya contoh kasus lain yang saya alami sendiri. Beberapa hari yang lalu adik saya, Panda (bukan yang presenter terkenal itu), minta dikirimi uang untuk membeli barang yang sebenarnya tak seberapa harganya jika dikira-kira. Tapi dengan tegas saya menolak. Toh tanpa barang itu ia tetap bisa menjalani aktivitas kesehariannya di Makassar tempat ia kost dan kuliah dengan lancar. Melalui pesan teks, saya sempat menasihati agar ia tidak menjadi orang yang manja dan ditanggapinya dengan balasan yang terkesan (mungkin) sinis. Kejadian seperti ini bukanlah hal pertama yang terjadi antara saya dengan saudara. Sebelumnya saya pernah menuliskan kejadian serupa di postingan ini

Mungkin saja saya kakak yang paling pelit sedunia. Bisa saja saya durhaka terhadap kodrat saya sebagai kakak, tapi tetap saja tidak ingin terlalu memanjakan adik-adik saya. Bukankah (saya sebagai) anak sulung harus bisa mendidik adik-adiknya? Mengajarkan mereka betapa hidup tak sesederhana apa yang mereka lihat sekilas. Bahwa hidup bukanlah cari enaknya saja!

Adik-adikku, mungkin sebelum membaca postingan ini kalian telah menambahkan gelar untuk kakak kalian ini, Kakak Paling Pelit Sedunia, tapi ingatlah hidup itu keras! Jangan mau dimanjakan keadaan! Bangsa ini perlu generasi yang suka berjuang keras!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s