Bukan Gooners Sejati

Pertama kenal dengan Arsenal itu zaman SD. Pas kelas 4, dapat rezeki masuk kelas unggulan. Di kelas itu menggabungkan siswa-siswa berprestasi (ciee…) yang berasal dari 5 SD lain yang berbeda dalam satu kecamatan tempat saya berdomisili. Nah, dalam satu kelas itu ternyata hampir semua yang laki-laki gemar sepakbola. Tak jarang kita berbagi cerita tentang pemain bola dan klub favorit. Saling membanggakan dengan alasan-alasan kelas anak SD. 
Sumber gambar di sini
Jika ditanya tentang siapa pemain favorit, saya pun menjawab Tony Adams, yang pada saat itu menjadi kapten Arsenal. Alasannya saya ngefans? Selain namanya keren dan postur tubuhnya yang besar, saya tak punya alasan lain lagi untuk menjadikannya favorit. Asalnya karena sok  tahu, Tony Adams pun saya kira seorang gelandang, hehehe. Bagaimana dengan klub favorit? Otomatis Arsenal dong. 
Irfal, teman sekelas yang hobi koleksi poster bola, memberikan cuma-cuma poster Dennis Bergkamp yang dia punya begitu tahu saya suka Tony Adams. Nyambung langsung tidak juga sih, tapi tetap saja ada warna Arsenal-nya. :)) Gembira tentunya karena itu poster sepakbola saya yang pertama. Waktu itu poster bola memang menjadi koleksi wajib bagi anak laki-laki yang gemar sepakbola. Sayang, poster itu tak berumur lama, hilang karena adanya perubahan tata ruangan di rumah.
Akses nonton sepakbola waktu itu masih susah di kampung saya, apalagi di rumah yang bisa ditonton cuma te-pe-er-i. Update hasil pertandingan dan berita lainnya tentang Arsenal pun jarang didapatkan selain dari cerita-cerita sekilas teman-teman saja. Hal ini berlangsung sampai saya menginjakkan kaki di bangku kuliah. Jadi fans angin-anginan, jika boleh saya menyebutnya seperti itu. Baru dalam 2 tahun terakhir ini, mulai rajin update tentang The Gunner. 
Kalau ditanya lagi, apa sudah menjadi gooners sejati, maka dengan tegas saya menjawab: TIDAK! Belum berani rasanya jika disebut begitu. Sejauh ini saya hanya fans yang rajin membuka laman Arsenal.com, pembeli jersey versi KW Arsenal, jarang nonton siaran live pertandingan Arsenal, pengunduh wallpaper gratis berbau arsenal, dan gemar pasang stiker arsenal di motor dan cermin kamar. Saya bukan gooners yang rajin ikutan gathering atau nonton bareng, bukan pula fans yang terdaftar sebagai member AIS (Arsenal Indonesia Supporter), bahkan pengetahuan tentang sejarah Arsenal sangat dangkal.
Well, tidak menjadi gooners sejati bukanlah masalah yang serius. Toh, saya bukan fans yang dengan mudah selingkuh ke klub lain di saat Arsenal tengah krisis gelar. Katanya banyak kasus seseorang yang dulunya fans sama klub A tapi ketika klub M atau C yang juara liga maka dengan mudah ia berpaling cinta ke klub-klub tadi. Naudzubillah!
Advertisements

10 thoughts on “Bukan Gooners Sejati

  1. memang ya, memori masa kecil itu betul2 melekat..
    saya melewati masa kecil ketika AC Milan berjaya dengan trio Belandanya dan otomatis saya jatuh cinta pada AC Milan.
    saya bertahan walopun Milan pernah jatuh, sesekali sih selingkuh sama klub lain kayak MU yang juga sy kenal di jamannya Bobby Robson, Mark Hughes dan Neil Webb.

    tapi cinta mati saya masih sama AC Milan..
    dan tentu saja ill bandiera Paolo Maldini. sampe2 semua password saya ada hubungannya sama Maldini

    hahahaha

    Like

  2. sa kira kita ngepens sama van persie, eh.. bukan di arsenal di 😀

    #bukan penggemar bola tapi hampir tiap ada bola nonton ji juga(_ _)

    Like

  3. wow!keren, tulisannya bagus. sama bangetlah, setuju sama paragraf ini –> ” TIDAK! Belum berani rasanya jika disebut begitu. Sejauh ini saya hanya fans yang rajin membuka laman Arsenal.com, pembeli jersey versi KW Arsenal, jarang nonton siaran live pertandingan Arsenal, pengunduh wallpaper gratis berbau arsenal, dan gemar pasang stiker arsenal di motor dan cermin kamar. Saya bukan gooners yang rajin ikutan gathering atau nonton bareng, bukan pula fans yang terdaftar sebagai member AIS (Arsenal Indonesia Supporter), bahkan pengetahuan tentang sejarah Arsenal sangat dangkal.” saya juga 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s