Kotak Amal Berjalan

sumber gambar di sini
Teman pembaca terbiasa dengan fenomena “Kotak Amal Berjalan” yang sering kita jumpai saat Salat Jumat di beberapa masjid? Atau malah sudah memaklumi fenomena itu? Tidak, tidak! Saya tidak-sedang-ingin menggugat tata cara beribadah apalagi mempermasalahkan agama. Tapi jujur, dari dulu saya merasa terganggu dengan aktivitas “Kotak Amal Berjalan” ini, yang tentunya itu bukan Rukun dan Syarat sah Salat Jumat. Jadi sah-sah saja kan saya melanjutkan tulisan ini?
Kenapa saya merasa terganggu? Ya jelaslah! Sementara serius-seriusnya dengar khotbah, kita harus menggeser lagi kotak amal ke orang sebelah. Tak jarang juga terdengar gemericing gembok kotaknya, belum lagi kalau kotaknya terbuat dari bahan pelat seng/ besi, maka jadilah beat-beat aneh. Iya, aneh terdengar, kecuali bagi anda yang (malah) nyenyak menutup mata seraya (seakan) menghayati isi khotbah.
Sebenarnya, di setiap masjid telah disediakan kotak-kotak amal yang biasanya diletakkan di sudut-sudut atau area lain. Tentunya mudah terlihat dan terjangkau. Tapi entah ada maksud apalagi yang ada dibenak panitia masjid sehingga mengadakan kotak amal berjalan itu. Pengoptimalan raihan isi kotak amal? Bukankah sudah kotak amal yang disediakan sebelumnya. Lagi pula bukannya kita malah repot harus merogoh kantong celana atau baju mengambil uang sementara kita sudah duduk manis mendengar khotbah. Belum lagi rasa risi ketika uang yang kita ingin masukkan ke kotak terlihat orang lain di sebelah, apalagi kalau cuma serebo-lema-rebo, bahkan dengan nominal lebih besar pun sebenarnya bisa saja mengurangi keikhlasan kita.
Sekali lagi saya menuliskan ini bukan untuk mengkritisi cara beribadah kita. Tujuan tulisan ini hanya berbagi keresahan dalam menjalani ibadah yaitu rangkaian Salat Jumat. Bukankah akan lebih tertib jika “Kotak-Amal-Berjalan” ini ditiadakan saja? Biar lebih tenang dan Insya Allah khusyuk beribadah.
nb: Fenomena ini juga bisa juga kita temukan saat gelaran Salat Ied atau sebelum Salat Tarawih di bulan Ramadhan.
Advertisements

8 thoughts on “Kotak Amal Berjalan

  1. Gue kalau sholat jumat nggak pernah masukin ke kotak amal berjalan…. Hahaha, biasanya pas awal sebelum masuk udah masukin duluan di kotak amal dekat pintu masuk….

    Tapi bener kotak amal berjalan bisa ganggu kekhusyukan seseorang, tapi namanya udah kebiasaan jadi sulit ngilanginnya….

    Salam kenal, kunjungan pertama…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s