Hijrah

Zaman SMA dulu para siswanya diasramakan  dan untuk tiap kamar dihuni oleh 4 orang. Setiap kamar telah disediakan lemari pakaian, meja belajar dan ranjang susun untuk tiap penghuninya. Bayangkan dengan penghuni 4 orang beserta barang-barang yang telah ada tadi, di samping rasa sesak, kejenuhan juga dengan mudah menghinggapi. Maka memasuki tahun kedua, kami berempat mulai sering melakukan perubahan posisi lemari-pakaian-mejabelajar-ranjang untuk menghindari kejenuhan.

Beberapa teman di kamar lain sebenarnya melakukan cara lain untuk mengatasi kejenuhannya yaitu dengan melakukan hijrah ke kamar lain, mencari suasana baru. Tapi itu tidak saya lakukan karena sudah terlanjur betah dengan kamar yang ada dan tak mau berepot ria pindah-pindah barang.

Tapi kali ini saya harus benar-benar berpindah kamar. Berpindah alamat atau platform blog tepatnya. Saya jenuh dengan blog lama. Seperti tak ada gairah di sana ketika membuka lamannya. Blog tersebut telah dihapus tapi tentunya setelah sebelumnya me-restore isi-isinya ke blog baru ini.

Hidup baru di tempat baru dan semoga membawa semangat baru (untuk nulis lagi)! 😀

Advertisements

4 thoughts on “Hijrah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s