Afif dan Kentut

Melihat perkembangan anak sendiri tentunya memberikan kebahagiaan tersendiri, terlebih bagi ayah muda seperti saya. Di umurnya yang 2 tahun lebih, Afif, anak saya menunjukkan perkembangan indra penciumannya.

Kalau dulu saya (maaf) kentut dia hanya berkata,”Abi, kentut!”. Dua hari ini jika saya kentut lagi dia akan berkata, “Bau kentutnya, Abi!” atau ketika dalam kamar saya kentut kemudian dia masuk, sambil mendengus lalu bertanya kepada saya, “Apa ini bau?”. Melihatnya bertingkah seperti itu tentunya ada kesan lucu, tapi juga bahagia karena Afif telah tumbuh/ berkembang kemampuan hidupnya.

Awalnya kesimpulan saya dari ihwal kentut dan penciuman Afif ini bahwa indra penciuman anak akan bertambah tajam pada usia seperti Afif sekarang, 2 tahun lebih. Tapi setelah googling, ternyata indra penciuman telah ada pada saat bayi masih dalam kandungan pada umur 28 minggu dan menjadi sempurna pada trimester ketiga. Makanya ketika bayi lahir ia akan segera mengenali ibunya bukan dari indra penglihatan atau peraba tapi dari penciuman, karena aroma ibunya sama dengan aroma air ketuban.


Perkembangan anak kadang luput dari pengamatan kita. Sebagai orang tua, kita kadang disibukkan dengan pekerjaan sehingga perubahan pada diri mereka terlewati. Setahun lebih saya terpisahkan dengan Afif dan ketika kini setelah tinggal bersama, ada perasaan exicited begitu mendapati perkembangan yang tak signifikan pun.

Ya, saya bahagia! Walaupun dengan cara sederhana seperti ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s